Seorang warga sedang membuat lampu botol yang akan digunakan dalam perayaan Tumbilotohe di Kelurahan Padebuolo, Kota Gorontalo, Kamis (12//3/2026).

Coolturnesia – Kota Gorontalo - Menjelang perayaan tradisi Tumbilotohe, ribuan lampu botol dan loga-loga atau sumbu lampu botol mulai diproduksi oleh warga Keluruhan Padebuolo, Kota Gorontalo, Kamis.

Salah satu pembuat lampu Botol Risna Yusuf di Padebuolo mengungkapkan dalam satu hari dapat menghasilkan hingga seribu batang loga-loga dan seribu lampu botol.

“Biasanya dari awal ramadhan kami dapat membuat hingga 10 ribu loga-loga dan lampu botol hingga 30 karung dengan isi 100 botol,” jelasnya.

Ia mengatakan satu ikat loga-loga yang dipasang sumbu berisi sepuluh buah dijual Rp5 ribu, sementara lampu boto dijual sekitar seribu per botol.

Risna menjelaskan pembuatan lampu botol itu dilakukan dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas seperti kaleng susu untuk loga-loga dan botol kaca minuman bekas.

“Tradisi pembuatan lampu botol dan loga-loga ini sudah dilakukan sejak lama untuk perayaan Tumbilotohe,” ungkap dia.

Ia menambahkan lampu-lampu botol itu dijual di pasar, bahkan ada yang membeli dalam jumlah besar dan dijual kembali.

0 Comments

Leave A Comment