Warga mengantri membeli salah satu komoditi di pasar murah bersubsidi di Kantor Kejaksaan Tinggi Provinsi Gorontalo, Rabu (11/3/20260.

Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Kejaksaan Tinggi Gorontalo menggelar pasar murah bersubsidi untuk tujuh komoditas pangan di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Rabu.

Pasar murah tersebut dilakukan sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau menjelang dan selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah.

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengatakan, pasar murah merupakan langkah pemerintah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok yang biasanya mengalami kenaikan saat momentum hari besar keagamaan.

Menurutnya, pemerintah terus berupaya memastikan pasokan pangan tetap tersedia dan harga di pasar tetap terkendali agar masyarakat tidak terbebani.

“Pasar murah ini merupakan salah satu bentuk intervensi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok selama Ramadhan hingga Idul Fitri,” kata Gusnar.

Pada kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Gorontalo menyediakan tujuh komoditas pangan, yakni telur ayam ras, daging ayam, bawang merah, cabai rawit, minyak goreng, dan beras. Komoditas tersebut dikemas dalam satu paket bersubsidi yang dapat dibeli masyarakat dengan harga jauh lebih murah dibandingkan harga pasar.

Untuk satu paket berisi tujuh komoditas tersebut, masyarakat hanya perlu membayar Rp95 ribu dari harga normal sekitar Rp247 ribu. Selisih harga tersebut merupakan subsidi yang diberikan pemerintah untuk meringankan beban masyarakat.

Gusnar juga mengimbau masyarakat agar tidak cemas terhadap ketersediaan bahan pangan selama bulan Ramadhan. Ia menegaskan pemerintah terus melakukan berbagai langkah untuk memastikan stok pangan tetap aman dan distribusi berjalan lancar.

Melalui kegiatan pasar murah bersubsidi ini, diharapkan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus membantu menjaga stabilitas harga di pasar.

0 Comments

Leave A Comment