Coolturnesia – Kabila – Bulan Suci Ramadhan membawa berkah bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yakni permintaan kue kering meningkat tajam dibanding hari biasa hingga pesanan mencapai ribuan toples.
Salah satu pelaku UMKM Kue Risky Septiviana Katili mengatakan pada bulan Ramadhan ia dapat membuat pesanan kue hingga tiga ribu toples dengan berbagai macam kue.
“Kalau di hari-hari biasanya paling sekitar 200 toples kue perbulan,” ungkap dia
Ia menjelaskan, UMKM Kue Riski adalah sentra kue karawo yang ada di Desa Tanggilingo Kecamatan Kabila yang dikenal memiliki banyak variasi produk.
Kata dia, ada sebanyak 70 jenis kue kering dengan harga yang bervariasi mulai dari harga Rp50 ribu hingga Rp100 ribuan untuk ukuran toples kecil sedangkan toples besar di harga Rp300 ribu.
“Pesanan kue kering umumnya sudah mulai masuk jauh sebelum ramadhan,” ungkap dia,
Ia mengatakan untuk pembelian dalam bentuk paket, pemesanan bahkan dilakukan hingga dua bulan sebelumnya, sementara pesanan biasanya mulai meningkat sekitar satu bulan sebelum Ramadhan.
Kata dia, kue kering itu juga dipesan oleh pelanggan dari berbagai daerah seperti Manado, Kendari, Makassar hingga Jakarta. Bahkan ada yang membeli untuk dijadikan oleh-oleh keluar negeri.
“Meski permintaan tinggi, kami terkendala dengan kurangnya ketersediaan bahan baku seperti topping dan butter yang sempat sulit didapat sehingga mempengaruhi jumlah produksi,” ungkap dia.
Ramadhan Dongkrak Produk Kue Kering Hingga Ribuan Toples